Beberapa Ritual Seks Paling Aneh dan Tidak Biasa

Ritual merupakan sebuah kepercayaan dan ketentuan yang dilakukan sebagai upacara yang dipersembahkan atau istiadat yang ada dalam satu daerah yang harus dijalankan oleh penganutnya. Biasanya ritual itu dilakukan secara turun temurun dari kepercayaan nenek moyang. Dan peristiwa yang seperti itu terus saja terjadi dan tetap saja dilestarikan untuk menunjukan satu identik sebagai rasa terima kasih kepada nenek moyang mereka terdahulu. 

Namun dibeberapa kejadian hingga saat ini yang mungkin aneh menurut kita namun bagi mereka itu adalah satu kehormatan dalam menjalankan ritual-ritual tertentu. Tidak hanya dalam kehidupan sosial tetapi di beberapa negara di dunia melakukan ritual seks yang tidak biasa. 

Yang mungkin menurut kita aneh tetapi itulah ritual dalam budaya mereka yang harus kita hormati. Mulai dari suku kamboja yang menginzinkan anak gadisnya tinggal beberapa malam di dalam gubuk bersama pria untuk bercinta. Hingga suku di samudara pasifik yang memaksa wanita yang lebih tua untuk berhubungan dengan anak laki-laki untuk mengajari mereka dalam berhubungan seksual. 

Berikut kami rangkum beberapa ritual aneh yang dilakukan penduduk dunia yang berkaitan dengan seksual. 

1. Meminum Air Mani
Di New Guinea suku Sambian memiliki tradisi unik yaitu memisahkan anak laki-laki dan anak perempuan semenjak usia 7 tahun selama 10 tahun.

Selama priode pemisahan tersebut, anak anak itu menjalani ritual yang anut oleh suku tersebut untuk harus menjalani tindikan, mimisan dan mengharuskan untuk meminum air mani para pejuang suku terkuat dari mereka. 

2. Seksual Sejak Dini
Dari info yang beredar tradisi ritual aneh yang kabarnya dari Papua Nuguni yang konon katanya Suku Trobiander telah mengajarkan seks pada anak di usia yang masih sangat muda. 

Anak laki-laki mulai melakukan aktivitas seksual semenjak usia 10 tahun atau 12 tahun. Sedangkan untuk anak perempuan di kalangan suku ini sudah diajarkan aktivitas seksualnya semenjak usia 6 tahun. 

Tentunya ini prilaku yang demikian ini bagi mereka bukanlah tanpa dasar untuk melakukan kegiatan ritual tersebut. Melainkan kepercayaan yang dikakukan secara turun temurun oleh leluhur mereka. 

Seiring dengan perkembangan zaman dan perubahan dunia ke arah yang lebih modern seperti sekarang ini. Apakah ritual yang semacam ini masih dilakukan atau tidak. Mengingat usia anak-anak masih sangat muda dalam buhubungan seksualitasnya. 

3. Mengajari Hubungan Badan
Mangaia, sebuah pulau di pasifik selatan dimana pada suku tersebut mengharuskan anak laki-laki yang berusia sekitar 13 tahun akan berhubungan dengan perempuan yang lebih tua. 

Perempuan tersebut akan mengajari anak laki-laki muda itu tentang bagaimana cara memuaskan hastrat perempuan dalam berhubungan seksual dan serta seluk beluk tubuh perempuan yang dapat menyenangkan perempuan saat melakukan hubungan seksual untuk menyenangkan pasangan. 

4. Gubuk Cinta Untuk Anak Gadis
Selain itu dari Kamboja ada suku yang namanya Suku Krueng dimana yang tertua dari mereka akan membangun sebuah gubuk cinta untuk anak gadis mereka yang digunakan untuk bercinta dengan laki-laki manapun. 

Anak laki-laki yang berbeda akan datang setiap harinya untuk melakukan hubungan dengan sigadis sampai anak gadis itu menemukan pasangan yang cocok untuk bersamanya seumur hidup. 

5. Cinta Anak Laki-laki
Identitas seksual tidak berdasarkan jenis kelamin dan preferensi tapi pada siapa penembus aktif dan menerima. Inilah yang berlaku pada penduduk Yunani Kuno. 

Maka karena itu tidaklah heran jika di Yunani Kuno yang menganggap anak laki-laki sebagai kekasih atau yang disebut dengan cinta anak laki-laki. Apakah peran yang seperti ini masih berlaku disana, hanya mereka yang tau. 

6. Berbagi Perempuan dengan Saudara
Lain ceritanya lagi yang berlaku pada beberapa suku di Nepal Himalaya yang melakukan tradisi unik dengan cara berbagi satu perempuan dengan beberapa saudara laki-laki mereka. Kalau istilah kita menyebutnya berbagi istri dengan saudara laki-laki suami. 

Dan semua laki-laki dikalangan keluarga tersebut akan melampiaskan serta melakukan hubungan seksual dengan satu perempuan tersebut secara bergantian dengan ketentuan yang mereka anut. 

Tujuannya sederhana yaitu agar supaya mereka tidak punya banyak anak untuk lahan pertanian mereka yang sempit. 

7. Festival Merebut Istri
Dalam tradisi suku Wodaabe di Nigeria, Afrika Barat. Anak-anak mereka sudah dinikahkan pada saat mereka masih bayi. 

Namun dalam festival tahunan yang disebut dengan Gerewol, dan para pria Wodaabe menggunakan kostum dan mencoba mencuri istri orang lain secara diam-diam.

Dan jika mereka tidak diketahui atau terdeteksi, dan keduanya sama saling menyukai maka pertemuan mereka akan diakui oleh orang banyak serta mereka dapatkan hubungan sah antara pria dan perempuan yang di curi itu. 

8. Latihan Seks Sejak Remaja
Suku Muria dari Chattisgarh, India Tengah. Tidak kalah menarik memiki budaya yang sangat bebas hingga saat ini. Meskipun demikian itu adalah tradisi dan budaya mereka yang mereka percaya hingga sekarang ini. 

Dimana mereka memiliki asmara yang campuran dimana remaja dikirim untuk melakukan seks pranikah. Kadang dengan pasangan tunggal kadang bebeda. 

Mereka memiliki tradisi kuno yang berkaitan dengan seks yang disebut Ghotul. Ghotul sebenarnya sebutan untuk gubuk bercinta yang terbuat dari bambu atau tanah liat. Anak remaja laki-laki ataupun perempuan yang meranjak remaja berusia lebih kurang 10 tahun diarak secara tradisi beserta irangan drum digiring ke Ghotul tersebut untuk dapat melakukan apapun. 

Mereka bebas melakukan apa saja disana, bercumbu atau melepaskan tuntas birahi seks mereka lewat hubungan badan sampai beberapa kali hingga mereka sanggup. Sampai mereka menemukan pasangan yang ideap untuk mereka masing-masing.

Yang konon katanya jika si perempuan yang disetubihi itu sampai hamil dan melahirkan maka anak tersebut akan di adopsi oleh warga kampung. 

9. Harus Berhubungan Jika Jatuh
Lain lagi yang belaku pada suku Guajiro di Kolombia memiliki seremonial tarian dalam tradisi budaya mereka. 

Selama pesta dansa tersebut berlangsung dan jika seorang perempuan menjegal dan membuat si pria terjatuh maka mereka harus melakukan hubungan badan dan menjalankan ritual seks dalam kepercayaan budaya mereka. 

10. Boleh Berhubungan Dengan Siapa Saja
Di suku yang tidak disebutkan namanya terdapat sebuah ritual seks aneh yang mengatakan harus bermalam dan melakukan hubungan seks dengan yang bukan suami atau dengan yang bukan istrinya. 

Jika hal demikian dilakukan secara rutin dalam tujuh acara sepanjang tahun maka keinginan mereka akan terwujud. 

Demikianlah beberapa ulasan tentang tradisi seks aneh yang dilakukan oleh penduduk bumi diberbagai negari. Mungkin itu hanyalah sebagian kecil dari tradisi aneh yang ada hingga sekarang. Namun untuk lainnya kita akan bahas di pertemuan lainnya. Jika memang ada tambhan silahkan ditambahkan dikolom komentar tidak boleh spam. Thank You.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Beberapa Ritual Seks Paling Aneh dan Tidak Biasa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel